35.
Dzikir
senantiasa menyertai hamba sekalipun dia berada di tempat tidur, di pasar, saat
sehat, saat sakit, saat mendapatkan kenikmatan dan kesenangan, saat menderita
dan mendapat cobaan, bahkan dzikir itu menyertai hamba pada setiap
saat.
36.
Dzikir
merupakan cahaya bagi orang yang berdzikir di dunia, cahaya baginya di kuburan,
cahaya baginya di tempat kembalinya, me-neranginya saat berlalu di atas
ash-Shirath, dan tidak ada yang bisa menyinari kubur dan hati melainkan hanya
dengan berdzikir kepada Allah. Allah سبحانه و تعالي berfirman:
أَوَ مَن كَانَ مَيْتاً فَأَحْيَيْنَاهُ وَجَعَلْنَا لَهُ
نُوراً يَمْشِي بِهِ فِي النَّاسِ كَمَن مَّثَلُهُ فِي الظُّلُمَاتِ لَيْسَ
بِخَارِجٍ مِّنْهَا كَذَلِكَ زُيِّنَ لِلْكَافِرِينَ مَا كَانُواْ
يَعْمَلُونَ
"Dan
apakah yang sudah mati, kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya
cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah
masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam
gelap-gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar daripadanya? Demikianlah Kami
jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan."
(QS. Al-An'aam: 122)
37.
Dzikir
merupakan pangkal landasan, jalan manusia secara umum dan kecintaan yang
ditebarkan. Siapa yang dibukakan untuk melakukan dzikir, berarti telah dibukakan
untuk menuju kepada Allah.
38.
Di
dalam hati ada suatu celah yang sama sekali tidak bisa disumbat kecuali dengan
dzikir. Jika dzikir merupakan semboyan hati dan ia juga mengingatkan jalan yang
seharusnya ditempuh, maka inilah dzikir yang disebut dengan dzikir yang dapat
menutupi celah, sehingga manusia menjadi kaya bukan karena harta, terpandang
bukan karena keturunan, disegani bukan karena kekuasaan. Namun, jika ia lalai
berdzikir ke-pada Allah, maka keadaannya menjadi sebaliknya, ia miskin sekalipun
hartanya banyak, hina sekalipun memegang kekuasaan dan tidak dipandang sekalipun
keluarganya mapan.
39.
Dzikir
dapat menghimpun yang bercerai berai dan menceraiberaikan yang terhimpun,
mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Apa yang bercerai berai dalam
hati hamba
dapat
dihimpun, seperti kehendak dan hasratnya. Siksaan yang paling pedih ialah jika
apa yang ada di dalam hatinya itu bercerai berai. Hatinya hidup dan merasakan
kenikmatan jika kehendak dan hasrat hatinya berhimpun menjadi
satu.
40.
Dzikir
menggugah hati dari keadaan yang selalu tidur dan membangunkannya dari
keadaan
yang
selalu mengantuk. Jika hati selalu tidur dan mengantuk, maka ia kehilangan
sekian
banyak
keuntungan, yang berarti akan mengalami kerugian. Jika ia tersadar dan menyadari
apa yang lolos dari tangannya selama tidur itu, maka dia akan merasa sangat
menyesal, lalu berusaha menghidupkan sisa umurnya dan mencari apa yang lolos
dari tangannya. Tidak ada yang bisa membangkitkan dirinya dari ke adaannya
kecuali dzikir. Sesungguhnya kelalaian itu merupakan tidur yang
nyenyak.
41.
Dzikir
yang intinya tauhid merupakan sebatang pohon yang membuahkan pengetahuan dan
keadaan yang dapat dilalui oleh orang-orang yang menuju kepada Allah. Tidak ada
cara untuk mendapatkan buahnya kecuali dari pohon dzikir. Jika pohon itu semakin
besar dan akarnya kokoh, maka ia akan banyak menghasilkan
buah.

Hard Rock Hotel & Casino - Mapyro
BalasHapusFind the 나주 출장마사지 best 이천 출장샵 Hard Rock Hotel & Casino in Las 충청남도 출장샵 Vegas and nearby, ranked 태백 출장안마 and reviewed by real people. Mapyro users have the best experience 충주 출장안마